MINTA PJ WALIKOTA PERCEPAT PROSES REVITALISASI PENGURUS HARIAN LPTQ, PRESTASI STQ-MTQ KOTA BIMA JATUH TERPURUK SELAMA 2 TAHUN

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

MINTA PJ WALIKOTA PERCEPAT PROSES REVITALISASI PENGURUS HARIAN LPTQ, PRESTASI STQ-MTQ KOTA BIMA JATUH TERPURUK SELAMA 2 TAHUN

Rabu, 24 Januari 2024

 


Kota Bima. Londa Post.- Sebagaimana pemberitaan " Media Londa Post" Sebelumnya. Betapa geramnya Sorotan Publik anjloknya kuwalitas  dan Prestasi Kota Bima diajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) serta Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) di Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat dua tahun berturut-turut ini, adalah lampu merah bagi Pimpinan Daerah,  khususnya Sekda Kota Bima dan Kabag Kesra Setda Kota Bima untuk SERIUS mengendalikan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an dan Hadis (LPTQH) daerah bermotto "Maja labo Dahu" ini.

Pasalnya; Dari Pantauan "MEDIA LONDA POST, Kota Bima NTB yang dikenal Dunia Kota Ke- 2  Bumi Serambi Mekah selain Propinsi Aceh, dengan Qariq dan Qari'ahnya menorehkan prestasi juara 1 MTQ tingkat Nasional dan Internasional ditahun 80-an, dengan sederet Para Kiyai kawakan dan mumpuni, juga Daerah Bima dengan ribuan Mesjidnya. Namun belakangan diajang Lomba Seleksi Tilawah Qur,an dan Hadis (STQH) diberbagai jenjang tingkatan mengalami kemerosotan prestasi dan anjlok ke rangking ke- 5 hingga ke- 7 STQ tingkat Propinsi NTB tahun 2022-2023

Umum publik mengetahui. Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) bukan lembaga yang berkonsentrasi pada kegiatan musabaqah saja. Tetapi, juga LPTQ harus menjadi lembaga yang menaungi semua kegiatan pembelajaran Al-Qur'an, untuk melahirkan dan membentuk generasi Kota Bima yang Qur'ani. Dan juga LPTQ ini adalah lembaga tersendiri yang independen dengan tetap bergandengan dengan lembaga pemerintah.

Faktanya yang terjadi 2 (dua) tahun belakangan ini atau sejak meninggalnya Almarhum Tgh. H.Ramli, Ahmad, S.Ag (25 Juli 2021) selaku ketua Harian Pengurus LPTQ Kota Bima, roda organisasi keagamaan daerah ini fakum tanpa progres yang jelas. Hal ini dikarenakan; Ketua Umum LPTQ Kota Bima adalah Sekda dan Sekretaris Umum adalah Kabag Kesra Setda Kota Bima. 

Ini membuktikan, Pemkot Bima tidak memberi ruang pada pimpinan-pimpinan Lembaga keagamaan, Tokoh Akademisi dan Tokoh-Tokoh Agama daerah ini mengendalikan LPTQ ini. Dengan hadirnya Pj Walikota Bima Ir.H.Muhammad Rum, diminta merombak kepengurusan LPTQ Kota Bima yang selama 2 tahun ini dikendali langsung Sekda dan Kabag Kesra tanpa ada Unsur ketua Pengurus Harian.

Banyak kalangan menilai dan geram menyaksikan kondisi ini. Rupanya Pemkot Bima melalui LPTQ tidak punya Target, tidak ada Pra Persiapan sebelum menghadapi ajang STQ dengan pengalaman kegagalan di urutan ke-5 STQ Propinsi NTB tahun 2022. Pejabat daerah ini lebih banyak berpidato kemajuan infrastruktur keagamaan dari pada mendapatkan emas dan meraih prestasi di ajang Lomba keagamaan dimata daerah lain. Sekda dan Kabag Kesra mestinya cukup selaku pengendali yang karena jabatan selaku koordinator, serahkan pada Umat yang berkompeten urusan keagamaan. (Sekda dan Kabag Kesra secara teknis, adalah ketua dan sekretaris ex officio yang karena jabatanya saja, bukan terjun langsung mengatur dan menggoreng pekerjaan Ketua Harian LPTQ.

Bagaimana mungkin Kota Bima bisa meraih prestasi STQ dan MTQ disemua jenjang tingkatan, sementara pengurus harian LPTQ Kota Bima tidak direvitalisasi. Pada hal, Ketua Harian LPTQ yang merupakan Roh keberadaan LPTQ. Karena ketua Harian yang akan melaksanakan program pengembangan Tilawatil Qur'an sekaligus penggerak LPTQ.

Asisten Bidang pemerintahan dan kesehjahteraan Setda Kota Bima Drs. H.Alwi Yasin dikonfirmasi Londa Post terkait kefakuman LPTQ Kota bima mengatakan; Pihaknya mengakui ada kelemahan yang terbangun beberapa tahun terakhir ini terkait kiprah LPTQ." Waktu kegiatan istigasah saya mencoba konfirmasi pada beberapa pengurus LPTQ Kota Bima, memang benar belum ada Ketua Harian hingga januari 2024 ini." Ucap Asisten via hp Londa Post baru-baru lalu.

Kepala Kantor Kemenag Kota Bima Drs. H. Syahrir, M.Si pada akhir Desember 2023 baru lalu, selaku Pembina LPTQ Kota Bima dikonfirmasi Londa Post mengatakan; Pihaknya menyesalkan tidak adanya langkah konkrik pihak LPTQ Kota Bima membangun program positif menghadapi Lomba MTQ dan STQ disegala tingkatan." Mestinya wajib ada Ketua Harian LPTQ yang merupakan Roh keberadaan LPTQ. Karena ketua Harian yang akan melaksanakan program pengembangan Tilawatil Qur'an sekaligus penggerak LPTQ." Jelas H.Syahrir.


Kaitan Perubahan, perkembangan dan Kemajuan Bidang Keagamaan Di Kota Bima ini, Publik amat berharap pada Penjabat (Pj) Walikota Bima Ir.HM.Rum dalam waktu dekat, untuk secepatnya menfasilitasi terbentuknya Pengurus Harian LPTQ Kota Bima terutama Posisi Ketua Harian yang merupakan Roh keberadaan dan kemajuan LPTQ suatu daerah terutama LPTQ Kota Bima yang 2 (dua) tahun dengan dua kali terjun bebas tanpa kendali, jatuh terpuruk dimata daerah lain di negeri ini. 

Publik menaruh harapan besar kepada PJ Walikota H.M.Rum yang dengan misinya Perubahan yang dicanangkanya di daerah ini melalui Sholat berjamaah di Mesjid. RASANYA AKAN MENDAPAT APRESIASI PUJIAN RAKYAT KOTA BIMA JIKA SAJA STQ DAN MTQ TINGKAT PROPINSI NTB DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT BULAN MEI 2024 MENDATANG, KOTA BIMA mampu mengembalikan Posisinya menjadi juara Umum dan meraih emas terbanyak bagi Kafilah MTQ dan MTQ asal Kota Bima. (Jev londa).