Kota Bima. - Londa Post. Seperti diberitakan media LONDA POST sebelumnya, Kapal Banawa Nusantara 117 Hibah dari Kemenhub RI 2019 untuk Dinas Perhubungan Kota Bima sejak 2024 mulai terlihat Parkir di kawasan sebelah barat lokasi wisata pantai lawata kota bima.
Kapal dengan pengadaan pagu dana APBN 3,8 mlyr yang beroperasi antar jemput penumpang Lawata-Wadu Pa'a Kecamatan Donggo Kabupaten bima ini hanya beberapa tahun beroperasi dengan biaya perawatan kurang lebih 250 juta per tahun.
Mantan kadis Dispar Kota Bima M.Natsir dikonfirmasi menyebutkan bahwa KM Banawa Ns 117 ini tidak bisa beroperasi lagi dikarenakan kerusakan pada mesin " KM Banawa 117 ada kendala kerusakan mesin dan kita tempatkan dibagian barat pantai Lawata dan terjamin keamananya." Ucapnya
Ditanya biaya perawatan Kapal Banawa Nusantara 117 capai 250 juta setahun, pihaknya membantah," Kalau saat Saya Kadis Dispar Kota Bima, untuk biaya perawatan KM Banawa hanya 6,5 juta lagipula sy berkomitmen menjaga dan mempertahankan keberadaan kapal yang merupakan Asset daerah sewaktu waktu akan bisa dimanfaatkan guna peningkatan penerimaan PAD pada Dinas Dispar kota Bima.' Jelas Nasir
Kadis Dispar Kota Bima H.Sukarno,SH dikonfirmasi terkait pemindahan titik lokasi Parkir Kapal Banawa NS 117 yang rusak ini mengatakan, pihaknya mengaku memindahkan posisi parkir Kapal ini yang sebelumnya di bagian barat Lokasi Lawata kini berada di bagian timur.
" Kapal Banawa Nusantara 117 asset Dispar kota bima yang kondisi saat ini rusak akan dialih fungsi jadi Cafe Terapung di pantai lawata." Ucapnya.
Pihaknya saat ini sedang mengumpulkan material memadai seperti kayu dan lainya untuk sandaran kapal yang nantinya dikonsep jadi Cafe Terapung." Saat ini pihak dispar sedang mengumpulkan bahan bahan penunjang sandaran kapal untuk dijadikan kafe terapung." Ucap H.Sukarno.
Dengan begitu kata dia, kapal Banawa 117 asset milik daerah yang dipercayakan pada Dispar mengelolanya dapat difungsikan pendulang PAD kita, kerusakan yang mesin kapal itu memakan biaya banyak perbaikanya, lagi pula minat penumpang dari LAWATA-WADU PA'A hampir sudah tidak ada lagi, tentu itu juga bagian pertimbangan kami untuk mengalihkan fungsinya jadi Kafe Terapung Kapal ini." Jelas H.Sukarno 25 januari 2026 via Hp Londa Post Minggu pagi tadi.
Sekedar info publik. Tahun ini Target PAD Dispar Kota Bima capai lebih dari 1 Mlyr, hal inilah yang mendorong kadis Dispar kota Bima Sukarno putar otak agar target PAD dinasnya bisa tembus diangka 100 % tahun 2026 ini. (Jev londa).

Komentar