PRESTASI STQ KOTA BIMA TERUS MENURUN, MINTA KABAG KESRA DI COPOT DARI JABATANYA

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

PRESTASI STQ KOTA BIMA TERUS MENURUN, MINTA KABAG KESRA DI COPOT DARI JABATANYA

Minggu, 25 Juni 2023

Kota Bima. Londa Post.- Permintaan sejumlah kalangan agar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemerintah Kota Bima di copot dari Jabatanya bukan tidak beralasan. Pasalnya; Selama Bagian Kesra Setda Kota Bima dijabat Sirajuddin,S.Sos, mulai dari peran lembaga keagamaan hingga ajang lomba MTQ dan STQ diberbagai jenjang tingkatan mengalami penurunan. 


Kota Bima sebelumnya meraih juara 1 dan juara Umum 7 Kali berturut-turut lomba STQ dan MTQ ditingkat Propinsi bahkan prestasi dibanggakan ditingkat nasional. Sebelumnya dua tahun berturut-turut Kota Bima menempati urutan terendah yaitu;  STQ Tingkat Propinsi tahun 2022 diurutan ke-5 dari 10 Kabupaten Kota di NTB dan mencengangkan lagi, pada Lomba STQH XXVII 2023 tingkat Propinsi NTB di Lapangan Sangkareang Kota Mataram Kota Bima berada di urutan ke- 7.


Media "LONDA POST" mencoba menggali, misteri apa penyebab Kota Bima bermotto " Maja Labo Dahu" ini secara dratis berada diposisi terrendah diajang STQ dan MTQ pada setiap jenjang lomba keagamaan ini. Pada hal Visi Misi Walikota Bima H.Muhammad Lutfi,SE adalah meningkatkan pembangunan keagamaan menuju terwujudnya masyarakat yang berkarakter dan agamais.


Pantauan Londa Post diberbagai kajian sumber menyebutkan bahwa ternyata Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Bima tidak jalan dengan maksimal. Keberadaan Kelembagaan LPTQ Kota Bima sekarang ini, dinilai tidak paham nafas dan Roh LPTQ itu sendiri.


LPTQ yang merupakan lembaga resmi yang secara khusus mengajarkan dan mengembangkan berbagai cabang ilmu tentang Al-Qur'an dan Hadis, baik dalam seni menulis, memahami isi kandungan, serta seni membaa Al-Qur'an, tidak berjalan dengan baik di Kota Bima alias tidak jelas keberadaanya.


Karena LPTQ yang diketuai Sekda Kota Bima selaku Ketua Umum dan Sekretaris Umum adalah Kabag Kesra tidak melakukan revitalisasi pengurus yang mestinya wajib ada Ketua Harian LPTQ yang merupakan Roh keberadaan LPTQ. Karena ketua Harian yang akan melaksanakan program pengembangan Tilawatil Qur'an sekaligus penggerak LPTQ. Sementara Sekda dan Kabag kesra yang karena jabatannya hanya selaku ex officio dalam kelembagaan LPTQ ini.


Sepeninggalnya almarhum H.Ramli, Ahmad,M.Ap selaku ketua 1 sekaligus pengurus Harian LPTQ Kota Bima tidak pernah dilakukan revitalisasi pengurus dan penganggaranya dikelola oleh LPTQ, sementara sekarang dikelola oleh bagian Kesra, pada hal seyogyanya Pemkot Bima melalui bagian Kesra menfasilitasi dalam rangka pembinaan, pengembangan, dan peningkatan mutu baca Alqur'an dibuktikan kwalitas prestasi Kota Bima sukses diberbagai jenjang STQ dan MTQ, bukan eksekutor perencana, pelatihan dan pengembangan program.


Ketua Komisi II DPRD Kota Bima yang dimintai tanggapan mundurnya prestasi Kota Bima dibidang keagamaan ini mengatakan; Pihaknya enggan komentar banyak, kendati kaitan ini bukan ranah komisi II. " Sebagai wakil rakyat sangat Kecewa dengan prestasi memalukan bagi Kota Bima ini, dulu Kota Bima diakui hebat oleh daerah lain diajang lomba MTQ dan STQ diberbagai tingkatan hingga Internasional, mestinya Walikota Bima tinjau kembali penempatan pejabat berkompeten terutama bagian Kesra Setda Kota Bima." Jelasnya.


Sementara Abd.Gani Abdullah,BA tokoh masyarakat Kota Bima yang juga Caleg DPRD Kota Bima Pemilu 2024 Dapil 1 Kec Mpunda duta Partai PKB kepada media ini mengatakan; Pihaknya menyesalkan mundurnya prestasi lomba keagamaan daerah ini. " Nah seperti inilah hasilnya jika jabatan seseorang tidak sesuai Skill dan kemampuanya, Kabag Kesra harus dicopot karena ajang STQ tingkat Propinsi NTB ditahun lalu Kota Bima diperingkat ke-5, justru bukan pelajaran berharga untuk ditingkatkan, malah semakin anjlok ke-urutan ke- 7 Kota Bima Lomba STQ Tingkat Propinsi NTB tahun 2023.


Hingga berita ini diturunkan, kabag Kesra Setda Kota Bima H.Sirajuddin,S.Sos belum bisa dihubungi.(jev londa).