TAmpak Gambar Ruang kelas yang lapuk dan patah tiang penyangga justru tidak direhab. Berpotensi rubuh membahayakan Siswa dan Guru.
Kota Bima. LONDA POST.- Kegiatan Revit Rehab 3 lokal Ruang kls SMPN 09 Kota Bima saat ini terpantau memasuki Fase Pemasangan Plafon.
Namun ada pandangan yang janggal adanya atap ruang kelas dan atap penyambung dari bangunan Ruang kelas lainya yang justru lapuk dan sudah patah tak tersentuh Rehab.
Pantauan langsung LONDA POST dilapangan menjadi Fakta dan kondisi ini menjadi momok berbahaya bagi para siswa yang beraktifitas dibawahnya.
Apalagi sudah terlihat ada 2 potong sandaran kayu penyangga sebagai penahan tidak robohnya bangunan tersebut (tampak pada foto dok londa post 16 September 2026 Rabu sore kemarin).
Kasek SMPN 09 Kota Bima Amiruddin,Spd dikonfir memberi jawaban; Pihaknya mengakui hanya ada 3 lokal yang di rehab dan 4 Wc serta 100 meter pagar.
Sementara atap ruang kelas yang terlihat sudah nyaris ambruk itu tidak termasuk." Nanti kami akan coba minta pada bagian aset agar Kayu dari bongkaran ruang kelas yang direhab digunakan utk perbaikan sandaran atap dan penyangga bangunan yang sudah lapuk." Ujarnya.
Dijelaskannya pula, anggaran Revit SMPN 09 hanya dikisaran Rp.5000 juta, tidak memungkinkan bidikan rehab menyentuh seluruh ruang kelas yang ada," Kita fokus sesui Anggaran yang ada untuk rehab Pagar 100 meter berikut 4 wc dan 3 lokal ruang kelas dengan pintu, jendela dan atap yang direhab." Jelasnya Via Hp Londa Post Rabu Rabu sore kemarin. (Jev londa).

Komentar
