Kota Bima.- LONDA POST – Walikota Bima H.Arahman H.Abidin,SE menunjukkan respons cepat terhadap kerusakan infrastruktur Jembatan NARI DODU 1 Kelurahan Dodu, dengan menunjuk Dinas PUPR untuk turun meninjau langsung jembatan rusak di kelurahan Dodu.
Langkah ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah kota Bima dalam menjaga konektivitas dan keselamatan masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini.
Kadis PUPR Kota Bima Didi Fahdiansyah, S.T., M.T..melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kota Bima Isdinurrahman,ST.M.T reaksi cepat dua hari berturut-turut Rabu-Kami 8-9 April turun lapangan bersama timnya mencek lokasi jembatan rusak di kelurahan Dodu.
Jembatan ini mengalami kerusakan cukup parah. Pada bagian barat sudah longsor, sementara aspal jalan bagian pinggir sudah terlihat patah patah berlobang yang sudah tidak layak lagi dilewati kendaraan Roda 4 yang setiap hari ratusan melewati jembatan penghubung Dodu -Wawo dan Sape.
Menurut keterangan warga setempat. kerusakan jembatan diduga kuat dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat drastis, terutama di masa pancaroba. Tekanan arus air yang besar tersebut berdampak pada struktur jembatan hingga mengalami ambles dan kerusakan pada beberapa bagian vital. Ditambah lagi kendaraan truk bermuatan lebih dari 1 ton setiap hari melewati jembatan ini.
Kabid Binamarga dinas PUPR Kota Bima Isdinurrahman,ST.M.T saat dilokasi kepada Londa Post mengatakan; “ jembatan ini perlu mendapat perhatian penanganan cepat, kami pihak Dinas PUPR akan berkoordinasi dengan Bapak Walikota bima untuk upaya penanganya, untuk sementara pihak Dinas PUPR hari ini menancap papan peringatan kehati hatian pengguna jalan melewati jembatan ini." Ucapnya dilokasi 9 April 2026 Kamis sore tadi.
Lurah Dodu Yahya M.Amin,SE dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah bersurat ke Walikota Bima perihal kerusakan jembatan ini dengan meminta penanganan cepat mengingat Jalur jembatan NARI DODU ini satu satunya jalan lintasan alternatif ratusan kendaraan berbagai jenis pagi hingga malam hari menuju Wawo Sape."Jelasnya
“Kami berharap penanganan sementara terlebih dahulu. Artinya, jembatan ini diupayakan bisa digunakan oleh masyarakat meskipun dengan berbagai keterbatasan." Jelas lurah. (Jev londa)

Komentar